Bisnis menggunakan konten kalender untuk memudahkan dalam menjadwalkan konten pemasaran. Membuat konten kalender perlu strategi khusus agar efektif. Sebuah konten kalender harus bisa mengorganisasi waktu, meminimalkan eror, serta membantu mewujudkan tujuan bisnis. Oleh karena itu, pembuatan kalender untuk konten marketing perlu memperhatikan banyak faktor.
Elemen yang Dibutuhkan Konten Kalender agar Sukses
Bentuk konten kalender bisa tergantung dari kebutuhan bisnis. Ini juga bisa mempertimbangkan masalah sumber daya atau tim yang ada. Bisnis yang masih kecil mungkin bisa menggunakan konten kalender sederhana. Sedangkan bisnis yang sudah berkembang perlu menggunakan yang lebih detail dan kompleks.
Baiklah, berikut ini beberapa elemen dalam membuat konten kalender agar bisa efektif untuk kebutuhan bisnis.
Judul
Sebuah judul cukup penting dalam menargetkan persona pelanggan. Setiap jenis konten membutuhkan judul yang telah ditentukan sebelumnya. Pastikan bahwa konten menyediakan nilai dan fokus pada kebutuhan audiens. Menambahkan judul pada kalender konten juga memberikan kejelasan apa yang dikerjakan dan memberikan inspirasi untuk konten selanjutnya.
Tipe Konten
Tipe atau jenis konten seperti email, video, teks artikel, infografik dan lainnya digunakan untuk menjangkau audiens tertentu. Tipe tersebut harus bisa menyesuaikan dengan audiens yang dituju. Konten terbaik harus bisa memenuhi beberapa hal berikut.
- Format yang tepat untuk platform.
- Fokus pada yang audiens sukai.
- Memiliki kualitas yang sesuai dengan harapan audiens.
Topik
Bagian ini cocok untuk perusahaan besar. Konten marketing mungkin perlu memiliki beberapa topik yang berbeda misalnya gaya hidup, musik, hiburan, perjalanan, dan lain-lain. Tanpa adanya kolom topik bisa membuat kalender menjadi kurang jelas bagi anggota tim.
Tahap Pembelian
Konten marketing tidak hanya mengenalkan produk secara satu arah. Pembuatan kalender konten bisa berdasarkan atas pertanyaan dan minat pelanggan. Ini bisa membantu memantau KPI (Key Performance Indicator) secara efektif. Pada audiens tahap pembelian, konten marketing yang disajikan akan berbeda. Jenisnya bisa menyesuaikan dengan tahapan pembelian, misalnya melalui program loyalitas untuk pembeli.
Waktu Mengedit
Kalender konten perlu memiliki tanggal untuk mengedit. Adanya waktu khusus untuk mengedit konten ini bermanfaat agar tidak terjadi kesalahan. Tanggal editing yang ditentukan membuatnya menjadi jelas bahwa konten tersebut perlu direview oleh anggota tim yang relevan.
Waktu Menerbitkan
Adanya waktu menerbitkan berarti memastikan bahwa konten tersebut harus sudah siap pada waktu tersebut. Penentuan waktu bisa menyesuaikan dengan jenis konten dan tujuannya. Apakah konten marketing dikerjakan oleh tim sendiri atau tim lain perlu untuk memastikan waktu penerbitan atau deadline yang jelas.
Penulis Konten
Penulis atau pembuat konten bisa berasal dari dalam perusahaan atau dari luar perusahaan. Ini dapat menyesuaikan dengan sumber daya yang dimiliki. Penting untuk membuat konten yang berkualitas dan tepat waktu sehingga kadang membutuhkan bantuan pihak lain.
Memantau Kemajuan Pembuatan Konten
Sebuah kolom yang menunjukkan status konten tersebut juga diperlukan. Bagi tim pembuat atau freelancer ini bisa memberikan ketenangan bagi klien. Sedangkan bagi perusahaan, kolom ini bisa membantu untuk mengidentifikasi kemajuan pembuatan konten. Jika ada proses yang macet, perusahaan bisa segera menghubungi pihak yang mengerjakannya.
Channel untuk Penerbitan
Perusahaan bisa menentukan channel atau platform untuk konten marketingnya. Elemen ini perlu ada dalam kalender konten sehingga bisa menganalisa performanya. Distribusi konten pada channel yang berbeda bervariasi tergantung dari jenis bisnisnya. Di awal, pendistribusian bisa dengan uji coba terlebih dahulu baru kemudian menentukan mana yang efektif.
Target Wilayah
Bagi yang memiliki audiens besar atau secara internasional perlu juga elemen geo-targeting. Konten tertentu bisa untuk target lokasi tertentu saja. Adanya elemen ini bisa membantu agar konten tersebut memang tepat sasaran.
Berbayar atau Organik
Konten marketing bisa berupa konten organik atau berbayar seperti paid ads. Jika organik maka memerlukan strategi SEO yang baik. Jika menggunakan konten iklan berbayar maka perlu menambahkan informasi budget yang dibutuhkan.
9 Tahapan Membuat Konten Kalender
Konten kalender yang efektif bisa membantu mewujudkan tujuan bisnis, salah satunya penjualan yang meningkat. Agar efektif, ada beberapa tahapan yang perlu untuk dilakukan. Berikut ini beberapa tahapan dalam pembuatan konten kalender.
Menentukan Tipe Konten
Saat merencanakan kalender konten, perlu untuk mengembangkan apa konten yang ingin diterbitkan. Konten untuk marketing bisa berupa artikel blog, video, podcast, e-book, dan lain-lain. Perusahaan perlu memastikan tipe konten marketing tersebut efektif untuk pemasaran produk. Ini bisa beberapa tipe konten untuk channel distribusi yang berbeda-beda.
Sesi Brainstorming
Di dalam bisnis, ada banyak sumber daya yang dapat dilibatkan. Konten marketing berhubungan dengan tim marketing sehingga mereka yang perlu menentukan. Sebelumnya perlu mengumpulkan data terkait dengan produk serta target pasarnya. Ini termasuk karakteristik pelanggan potensial untuk produk tersebut. Tim bisa saling berbagi ide dan pandangan mereka tentang konten yang tepat bagi audiens.
Menggunakan Alat Riset
Membuat konten yang efektif perlu berdasarkan riset. Ada banyak alat riset yang bisa membantu untuk pembuatan konten, misalnya alat riset untuk keyword atau topik. Setelah melakukan riset maka bisa membuat konten yang sesuai.
Riset Pesaing
Pesaing juga menjadi faktor yang penting dalam pemasaran. Perusahaan perlu meneliti tentang strategi pemasaran pesaing. Ini juga termasuk bagaimana konten marketing yang mereka terbitkan. Perhatikan bagaimana performa website serta akun media sosial dari pesaing. Bisnis harus bisa membuat yang tidak kalah performanya dari para pesaing tersebut.
Mengaudit Konten
Konten perlu melalui tahapan audit atau evaluasi. Tahapan ini perlu agar konten tersebut tidak terhindar dari kesalahan dan bisa sesuai dengan kualitas yang diharapkan. Jika perlu ada perbaikan maka harus segera dilakukan agar bisa menerbitkan pada waktu yang tepat.
Memilih Channel Media Sosial
Kalender konten juga memuat channel media sosial untuk penerbitan konten tersebut. Pilih media sosial yang memiliki performa baik dan sesuai dengan target audiens. Bagi jenis konten pada platform media sosial yang sesuai. Infografik berupa gambar dan teks bisa diterbitkan di Instagram, sementara video panjang bisa untuk Youtube.
Memonitor Tren
Membuat konten kalender juga perlu memonitor tren yang ada. Konten yang mengikuti tren harus dijadwal dengan tepat sehingga tidak terlambat atau basi. Tren kadang memiliki batas waktu yang sedikit sehingga konten juga diterbitkan harus mengikutinya.
Menentukan Jadwal Penerbitan Konten
Kalender konten salah satunya berfungsi untuk penjadwalan konten. Tentukan jadwal penerbitan konten berdasarkan riset dan langkah-langkah yang sebelumnya telah dilakukan.
Menentukan Jenis Kalender Konten
Perusahaan bisa memilih menggunakan aplikasi atau template kalender konten yang tersedia. Fitur yang lengkap perlu untuk kalender konten bagi perusahaan besar. Bagi usaha kecil bisa memanfaatkan kalender konten yang sederhana.
Membuat konten kalender perlu memahami tentang elemen-elemen yang terdapat di dalamnya. Perusahaan kadang membutuhkan jasa ahli digital marketing untuk menangani masalah konten ini. Jika sumber daya perusahaan tidak memadai, bekerja sama dengan profesional bisa menjadi pilihan.